Wednesday, January 11, 2012

Rumah Impian: Proses Desain

Setelah Mas Yu Sing officially menyatakan bersedia mengerjakan gambar rumah kami, langkah pertama dari proses ini adalah mengisi formulir.

Oh iya, kepada semua pembaca yang budiman, harap diingat: SAMPAI SEKARANG (Yah, sekitar setahun lebih dari email pertama), aku dan Abang belum pernah KETEMU muka sama Mas Yu Sing ya! Semua dilakukan via email! Kata si mas: “Kalo bisa lewat email, kenapa harus ketemu? Lebih murah juga!” Hyuk. Efisien bok.

Yang disebut ‘formulir’ sesungguhnya adalah daftar pertanyaan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada Mas Yu Sing. Ada pertanyaan standar seputar lokasi lahan, peraturan tertentu untuk membangun disitu, kebutuhan ruang, budget dan sumber dana.

Tapi, yang menarik adalah pertanyaan yang menurutku sangat personal, seolah-olah Mas Yu Sing memang mau membuat rumah yang ‘kami banget’. Dia meminta kami bercerita BANYAK tentang keluarga seperti hobi, karakter keluarga, falsafah hidup dan segalanya yang menurut kami relevan. Ada juga pertanyaan soal kualitas ruang seperti apa yang kami impikan, atau apakah kami sudah punya konsep rumah. Tak lupa, kami juga diminta mengirimkan foto-foto.

Wuaaaahhhhh…
“Ditantang” begitu, langsung deh anak mudanya meracau dengan ide-ide yang *terkadang* memalukan saking imajinatifnya. Selain menuliskan profil keluarga kami dengan detil, kami juga menjelaskan bahwa kami memimpikan rumah yang berkriteria sebagai berikut:

- Ramah: yang gak terlalu ‘mentereng’ sampe orang mau masuk aja segan.
- Fungsional: setiap hal yang di desain harus ada fungsinya, bukan cuma pajangan doang – only – thok.
- Nyaman: semacam tempat istrahat cantik biar berasa liburan terus kalau di rumah (terutama buat si abang nih)
- Sehat: sirkulasi udara bagus dan cahaya natural melimpah
- Ramah lingkungan
- Gampang perawatannya: soalnya urusan berberes dikerjakan sendiri

Formulir yang dikirimkan bulan Oktober 2010 itu akhirnya dibales berupa usulan rancangan pada bulan April 2011. Yak. ENAM bulan setelahnya. Hahahah! Dan pas dilihat, jreeeeeengggggg… kok gak asik ya? Hahahha!

Mas Yu Sing memang membuat denah dengan mempertahankan rumah eksisting, jadi lebih murah. Memang sih bisa lebih murah, tapi dari segi estetika kok terasa ‘maksa’ ya? Maklum, rumah kami memang kecil banget.

Setelah berdiskusi, akhirnya kami sepakat, rumah lamanya di bongkar habis dan mulai dari nol aja, jadi desainnya bisa lebih fleksibel. Sebulan kemudian, datanglah desain yang yang baru. Hasilnya: OKE BOOOKKK!!!

Denah yang ciamik ini kemudian diotak-atik lagi sedikit, sehingga benar-benar pas dengan keinginan kami. Oh, dalam proses otak-atik ini, jangan dikira Mas Yu Sing akan memasukkan semua pendapatmu dalam desainnya. Dengan pedesnya dia bisa bilang: “Saya nggak rekomen kalo dibuat begitu!” Sebaliknya, kalau ada usulan kami yang bagus, si Mas akan memuji. Aawww…

Menjelang lebaran, bulan Agustus 2011, datanglah sebagian gambar rumahnya. Tampak depan, samping dan sneak peak dalamnya sedikit. Ooohhh… terlihat bagus! Fasadenya unik, bentuk atapnya nggak biasa, dan bagiku, terlihat membumi sekali, tidak sombong walaupun itu rumah sebenernya 2,5 lantai. *Swoon*

Sejak Agustus itu, Mas Yu Sing dan tim-nya kemudian mengerjakan gambar teknis. Kami duduk-duduk manis lagi menunggu. Iya. Nunggu lagi. Kan udah dibilang, harus sabar :D

Sampai di penghujung November nan ceria, gambar-gambar teknis pun mulai berdatangan… Ah, awal musim hujan tak pernah seindah ini deh pokoknya.

***

Foto-foto yang dikirimin buat Mas Yusing *kesempatan narsis* Mudah-mudahan si Mas ga kebingungan dengan narsisme tingkat tinggi ini :D


Keluarga kami :)




Profil Dinda




Profil Abang


5 komentar:

lenje said...

Awww... terharu liat foto2 di atas :))). Soal rumah, perlu dipastikan juga tidak ada "langit2 Versace" ;-). Wuiiihhh senangnyaaaa... rumah idaman! )))

dinda said...

@lenje: pastinya tidak akan ada versace-versacean, hahaha!

Wenny said...

Alhamdulillah ya Din, cita - cita kalian akan segera tercapai, semoga lancar jaya ya :-)

yati said...

penasaraaaaaannnnnnnn!!! pengen nyontek :(

kemaren gw minta dibikinin meja dapur cantik yang merangkap meja makan, penutup tempat gas dan laci dapur, plus kalo bisa jadi meja setrika, tapi jadinya....huhuhu....meja dapur super tebel tapi untungnya masih bisa dijadiin meja makan berdua. Apa keinginan gw bener2 MIMPI ya? susah diujudkan. Tapi kan...gw pernah liat meja kayak yg gw maksud.

*jitak, malah curhat* Sadar oi, alhamdulillah udah punya rumah. Mimpi yg lain nyusul :p :))

ditdit said...

itu gitar Wii nya sekarang mejeng di profil akyu :)